Pemanfaatan Tanaman Air dalam Fitoremediasi Air Limbah Tahu: Review Efektivitas Eichhornia crassipes dan Echinodorus palaefolius terhadap Kadar Total Suspended Solids

Authors

  • Noval Anugrah Universitas Jambi
  • Shally Shally Yanova

DOI:

https://doi.org/10.33005/envirous.v7i1.444

Keywords:

Fitoremediasi, Limbah Cair Tahu, Tanaman Air, Penyisihan TSS, Kualitas Air

Abstract

Limbah cair industri tahu mengandung berbagai bahan pencemar, salah satunya Total Suspended Solids (TSS) yang dapat menurunkan kualitas perairan apabila tidak diolah dengan baik. Fitoremediasi menggunakan tanaman air menjadi salah satu alternatif pengolahan yang sederhana dan ramah lingkungan. Kajian ini bertujuan mengkaji pemanfaatan Eichhornia crassipes dan Echinodorus palaefolius dalam menyisihkan TSS pada limbah cair tahu berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka terhadap berbagai literatur yang berkaitan dengan fitoremediasi dan pemanfaatan tanaman air dalam pengolahan limbah. Hasil kajian menunjukkan bahwa Eichhornia crassipes mampu menyisihkan TSS dengan efisiensi tertinggi sebesar 98% pada penggunaan 3 kg selama 21 hari, sedangkan Echinodorus palaefolius mencapai efisiensi tertinggi sebesar 75,59% pada waktu tinggal 7 hari. Proses penyisihan TSS melibatkan peran akar tanaman, media, filtrasi, sedimentasi, serta mikroorganisme di sekitar perakaran. Efektivitas fitoremediasi dipengaruhi oleh jenis dan jumlah tanaman, waktu pengolahan, serta sistem dan media yang digunakan. Dengan demikian, kedua tanaman tersebut berpotensi digunakan sebagai alternatif pengolahan limbah cair tahu untuk membantu mengurangi kadar TSS.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-11-03

How to Cite

Anugrah, N., & Shally Yanova, S. . (2026). Pemanfaatan Tanaman Air dalam Fitoremediasi Air Limbah Tahu: Review Efektivitas Eichhornia crassipes dan Echinodorus palaefolius terhadap Kadar Total Suspended Solids. Envirous, 7(1), 7–12. https://doi.org/10.33005/envirous.v7i1.444